Try out OSCE UKDI

Bismillahirahmanirrahim..
Akhirnya menggunakan jas koas yang sudah saya museum kan ini..hehe.. ceritanya tadi pagi saya mengikuti try out OSCE UKDI.. terdengar sedikit menyeramkan sih.. untungnya ada kata-kata “try out”nya. Tapi walaupun namanya try out tetap saja menegangkannya minta ampun sampai saya 3x miksi.. huft.. Buat teman-teman dan adik-adik yang sudah dapat “sistem” di FK mungkin tidak terlalu kesulitan untuk ikut OSCE UKDI, tapi banyak bedanya juga sih..hehe.. di OSCE ini ada 14 station dari semua sistem di FK.. biasanya kan kalau ujian CSL (clinical Skill Lab), ujiannya per sistem.. di OSCE ini semuamuanya bisa di ujikan.. Ruangannya di setting benar-benar seperti Poliklinik. Ada lembar RM (rekam medik), ada Lembar konsul, lembar resep, dan beberapa station menyediakan “perawat” yang siap mengerjakan segala instruksi kita. Pasiennya bukan pasien sebenarnya sih, tapi actingnya benar-benar boleh diacungin jempol terutama pasien jiwa nya. benar-benar menjiwai 
Oke.. saya akan bercerita sedikit tentang pelaksanaan OSCE UKDI dimana saya dan 14 orang lainnya hanyalah menjadi peserta UJI COBA. tapi peran kami akan cukup menentukan pelaksanaan OSCE yang rencananya akan diadakan di bln 11 2012, atau bln 2 2013. dan ini beberapa resume station yang sempat diujikan..

Station 5
Dapat nomor urut 5, itu artinya masuk station 5. oh iya, 1 jam sblum pelaksanaan OSCE kami dikarantina dulu..haha. Simpan tas, hanya bawa diri, jas dokter, dan papan nomor ujian. Sebelum masuk ikut instruksi. 1 menit duduk didepan station masing-masing. 1 menit baca soal dan 13 menit ujiannya. di station 5 saya mendapat kasus pemasangan AKDR.. tapi bukan cuman pasang saja, ada beberapa instruksinya seperti pemeriksaan ginekologi dulu. karena ini merupakan station pertamaku, dan yang nguji diiiiaaammm kayak patung.. jadi sedikit bingung harus memulai dari mana. ada 3 manekin panggul diletakkan di meja periksa. bingung mau pakai manekin panggul mana. belum lagi, AKDR Cu T nya, lengannya tidak mau masukk.. huaahh.. paniknya minta ampun..hehe. 

Station 6
di station ini, tentang pasien yang datang dengan luka iris dan instruksinya kalau ga salah, pemeriksaan fisik pada luka, menjelaskan temuan-temuan pemfis luka tersebut ke penguji, meng-HECTING luka tersebut, dan edukasi ke pasien. disini ada perawat non steril yang akan membantu kita. OK. disini saya tidak panik.. tenang.. seolah-olah pasien beneran. tapi saya lupa untuk cuci tangan sebelum pakai Handscoun.. haha.. bodoh sekali 
belum lagi, saya sudah melepas handscoun sebelum menutup luka jahitan saya dengan kasa.. hehe.. 

Station 7
ISTIRAHAT. ok disini station untuk istirahat. ada makanan disediakan. dan diberi kesempatan untuk miksi.

Station 8
di skenarionya tentang pasien yang datang dengan keluhan berat badan menurun. Ada pasiennya. dan disini kami harusmeng-anamnesis, pemeriksaan fisik, meminta pemeriksaan penunjang di lembar pemeriksaan penunjang.. kemudian penguji melihat permintaan kita dan menyebut semua hasil permintaan kita. setelah itu menentukan diagnosa dan memberikan resep obat kepada pasien. termasuk edukasi non farmakologinya seperti dietnya. Oh iya, disini harus ngisi rekam medik juga selengkap2nya sampai prognosis..hehe

Station 9
tentang ibu yang membawa bayinya berumur 10 bulan dengan keluhan pucat. bayinya cuman manekin tapi ibu pasien ada. Jadi disini hampir sama instruksinya dengan station 8. Kalau ga salah, tentang pasien Anemia defisiensi Fe. cuman saya benar-benar “blank” dosis Fe untuk anak tersebut dan cara pemberiannya.. haha… benar-benar lupa…payah sekali 

Station 10
Di station ini, dengan pasien lagi yang datang dengan keluhan nyeri pinggang. sama instruksinya dengan station 8 dan 9. Cuman pasiennya benar-benar menjiwai perannya yang amat kesakitan..hehe. Sepertinya sikap empati kita juga di nilai.. Saya sedikit bingung untuk menentukan diagnosanya. mau ngarahin ke batu ginjal tapi pemfisnya ga jelas.. benar-benar binguuungg

Station 11
Station THT. pasiennya juga benar-benar menjiwai. datang dengan penurunan pendengaran. jadi bayangkan saya menganmnesis pasien tersebut sambil pakai TOAK.. hehe.. haduuuh.. sampai beberapa kali saya mengucapkan pertanyaan baru mau dijawab. OK.. disini selain anmnesis juga melakukan pemeriksaan THT seperti biasa. Otoskopi, rinoskopi ant/pos, Faringoskopi, dan Laringoskopi. Trus penguji ngasih lihat foto membran timpani. Bis itu, seperti biasa, nulis resep.. 😀

Station 12
Sudah mulai merasa jenuh yang sejenuh-jenuhnya. ingin sekali rasanya pulang.. Huft. tapi yah.. sudah lah.. masuk dengan muka yang tidak semangat lagi. Ternyata ini stase KULIT.. arghh.. saya selalu bingung dengan penyakit kulit. sama seperti station2 sblmnya. Ada pasien, harus di anamnesis dan pemfis, minta pemeriksaan penunjang.. tulis resep, konsul ini itu, dan edukasi. Kalau nga salah ini pasien Varicella, trus minta pemeriksaan Tzank, penguji perlihatkan foto klinis dan pemeriksaan tersebut.. lalu menginterpretasikan hasil pemeriksaan penunjang tersebut.

Station 13
JIWA!! Argh.. sudah jenuh tapi disini sikap empati kita benar-benar dinilai. Pasiennya seorang ibu datang dengan keluhan sering berdebar-debar dan rasa khawatir yang tak diketahui sebabnya. Pokoknya disini harus digali masalah-masalah pasien.. trus melakukan pemeriksaan status mental.. konseling/edukasi.. kasih obat.. sama seperti station2 sebelumnya. hanya saja, teknik anamnesis pasien jiwa benar-benar membutuhkan cara yang berbeda.. berusaha bagaiamana si pasien mau terbuka berbicara pada kita.. hehe.. Ampuuuunnn..

Station 14
ISTIRAHAT!! station 7 dan 14 memang selalu menyenangkan.. hehehe..

Station 1
Untungnya sudah istirahat 15 menit, soalnya distation ini kami harus meng-RKP pasien cardiac Arest 5 siklus seorang diri.. tapi tetap saja,  rasanya benar-benar sudah lelah jiwa, fisik, dan mental 😀

Station 2
tentang pasien yang datang dengan keluhan sesak napas.. sama instruksinya dengan station 8,9,10,11,12. Pasien Asma bronkial. trus penguji minta 2 DD lagi.. hehe.. cuman jawab 1 saja. PPOK.

Station 3
titik jenuh sudah memuncak. OK.. saya masih sanggup untuk menganmnesis pasien dan pemfis sederhana. ceritanya tentang pasien yang datang dengan keluhan Vertigo. Walaupun saya tahu, harus melakukan beberapa manuver untuk bedakan veritgo sentral dan perifer.. tapi tak saya lakukan. pengujinya juga diam, pasiennya juga diam, saya juga diam..haha.. sampai rekam medik saya sudah tak terbaca lagi dan tak menulis apa2 di resep.. 

Station 4
Berhubung ini station terakhir, jadi semangat 45 nya muncul lagi. untungnya instruksi soalnya ngak susah. pasien yang datang dengan keluhan demam 7 hari. OK. ini Demam tifoid, dan kupikir ini station ter-Perfect yang saya lakukan. mulai dari anamnesis yang sistematis, pemeriksaan fisis yang lengkap dan menginterpretasikan hasil widal dengan cukup baik.. Maklum, waktu di Bagian ANAK saya sempat 2x ujian dengan Prof. DD memakai status demam tifoid.. jadi tak usah diragukan lagi sepertinya :p


itu saya yang bisa saya ceritakan.. semoga bisa  bermanfaat. Setidaknya dapat gambaran seperti apa OSCE UKDI itu dan tentu saja, bisa jadi penyemangat buat teman-teman dan adik-adik untuk segera mungkin menyelesaikan koasnya tahun ini agar tidak merasakan yang namanya O.S.C.E UKDI. Saya akui, rasanya tidak enak sekali. Entahlah.. tiba-tiba saya merasa jenuh yang tidak tertahankan. dari jam 7  sampai jam 2, apa itu tidak membosankan?   Yang enak cuman di station istirahat saja dan pas selesai karena di beri makan siang yang lumayan mengenyangkan..hehe.

Iklan

16 thoughts on “Try out OSCE UKDI

  1. iyyyaaa…. harusnya yg ikut try out ini mending adik2 2007 yg kemungkinan besar akan dapat ukdi osce… bukan kami2 ini yang udah selesai ujian ukdi sebenarnya…hehehe 😀

  2. iya.. baru try out osce… UKDI sebenarnya udah ikut kakk…

    tryout osce nya stelah ukdi sebenarny… aneh juga sih… hehehe.. cuman perwakilan aja.. yg diminta ikut 17 orang.. 12 dari unhas dan 5 dari UMI.. cuman uji coba aja untuk didapatkan bentuk yg ideal untuk diujian di OSCE yg sebenarnya ^___^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s