A big Project :)

Bismilahirrahmanirrahim..
Salah satu impian di 2012 selain lulus UKDI dan merantau lagi (baca: internship) tentunya.. Buku Antologi cerpen + Puisi yang sempat jadi mimpi ku bersama teman2 di Sinovia 2 tahun lalu. Sayang 1 tahun, tak cukup untuk mewujudkan mimpi itu, karena baru ada ide tersebut ketika saya sudah harus “hengkang” :P. Mimpi yang saya titipkan pada generasi selanjutnya. Semacam tongkat estafet. Walau hanya menyumbangkan 1 tulisan saja tapi benar-benar berharap buku ini bisa di cetak..haha. (*it will be our first book :D). Tak ada penyeleksian untuk memasukkan tulisan di buku ini.. malah kami harus menunggu 2 tahun lebih, menunggu terkumpulnya tulisan dari anak2 Sinovia lainnya yang katanya Sinovia itu gudangnya penulis :p.. itupun sudah termasuk dengan “pencurian” saya di beberapa tulisan blog anak Sinovia yang masih “malu-malu” mempublishnya. hehe 😀 Ujung2nya ikut juga dalam proses penyusunan buku ini ^___^,

***Mengutip salah satu lembar pengantar sebelum masuk ke buku ini.

***

Ceritanya tentang sebuah mitologi Yunani, ketika Zeus memberikan sebuah kotak kepada Pandora sebagai hadiah perkawinannya, dengan syarat, dia tidak boleh membuka kotak itu. 

Pandora konon diceritakan adalah asal usul wanita pertama di bumi. Zeus menyuruh Hephaestus membuat figur seorang wanita dari tanah liat. Athena, dewi kebijaksanaan yang juga putri Zeus, sangat menyukai karya itu, sehingga ia meniupkan kehidupan kepadanya, dan ia mengajarinya cara menjahit dan menenun pakaian. Kemudian Aphrodite menganugrahi Pandora kecantikan, dan Hermes menganugrahinya pesona dan tipu daya. 

Tapi Zeus menciptakan Pandora sebagai tipuan kepada Prometheus yang sangat mencintai manusia, hingga akhirnya ia menyerahkan Pandora kepada Epimetheus, adik Prometheus, sebagai istri. Walaupun Prometheus telah memperingati adiknya bahwa itu adalah tipu daya Zeus, tapi Epimetheus telah terpikat dengan Pandora dan ia tetap menikahinya. Sebagai hadiah pernikahannya, Zeus memberikan hadiah sebuah kotak kepada Pandora, tapi dengan satu syarat : kotak itu tidak boleh dibuka dalam kondisi apapun.

Pandora diciptakan sebagai manusia yang mempunyai rasa ingin tahu, dan ia selalu penasaran dengan isi kotak itu, walaupun ia tak pernah punya kesempatan untuk membukanya karena ia tak pernah sendiri. Tapi suatu hari ia tidak tahan lagi, dan ia membantah perintah Zeus dan membuka kotak itu. Maka dari kotak itu keluarlah segala hal yang buruk : penyakit, kemiskinan, kedengkian, kebencian, dendam, keserakahan, umur tua, kematian, kekerasan, kekejaman, dan peperangan, serta berbagai kegelapan yang kini bersemayam di hati manusia. Tapi Pandora segera menutup kotak itu, dan menyisakan satu hal di dalamnya, yaitu keputusasaan, hingga seburuk apapun keadaan di luar sana, manusia masih punya harapan.

Versi lain dari cerita ini, adalah bahwa isi kotak itu adalah segala kebaikan yang ada dalam manusia, sehingga ketika kotak itu dibuka, segala kebaikan di dalamnya lenyap, begitu juga dengan kebaikan di hati manusia. Hanya tersisa satu dalam kotak itu, yaitu harapan.

Tapi intinya satu : Harapan.

Karena itulah buku ini dibuat. Buku ini tidak punya tema. Buku ini tidak punya alur yang jelas. Buku ini bahkan sangat abstrak. Buku ini, seperti segala macam muntahan isi pikiran Sinocrew –sebutan untuk anggota Sinovia. Seperti membuka kotak Pandora, segala hal akan dikeluarkan dari kotaknya. Tidak peduli bagus atau tidak, tidak peduli pikiran orang tentang buku ini, tidak peduli pikiran mereka yang menyalahkan dan menghakimi segala hal yang ada di dalam buku ini, atau mereka yang beranggapan ide Kotak Pandora itu sendiri sebenarnya tidak nyambung, toh pada akhirnya, buku ini ingin menanamkan satu saja, yaitu harapan!  Harapan, agar buku ini bisa menjadi pioneer. Harapan, agar buku ini bisa menjadi langkah pertama yang bisa melahirkan langkah-langkah berikutnya. Harapan, agar buku ini bisa menjadi batu loncatan Sinovia untuk terus berkarya. Harapan, agar kelak buku ini melahirkan buku-buku lainnya yang tentu saja akan lebih berkualitas, lebih teratur, dan lebih baik. Harapan, agar Sinocrew bisa lebih berani mengeluarkan isi kepala mereka dan menuangkannya ke atas kertas. Karena tinta lebih tajam daripada pedang dan tinta memiliki kekuatan untuk mengubah dunia.

Apakah kami berharap Sinovia bisa mengubah dunia? Tentu saja! Semoga Sinovia bisa mengubah dunia –setidaknya dunia tempatnya berada di balik tembok-tembok perkuliahan FK- Unhas—menjadi lebih baik lagi.

Jadi bersiaplah, tarik nafas dalam-dalam…hembuskan pelan-pelan.. atur detak jantung Anda, tenangkan pikiran Anda… karena sesungguhnya Anda sedang membuka Kotak Pandora sekarang!

***

*A big project from 2009
Kotak Pandora

thanks to fathul 2007(layouter)
Editor (Gabby 2007, Maya 2006, Tona 2010)