[Curcol] Mau dibawa kemana proposal ini?

Bismillahirrahmanirrahim…


Beberapa jam sebelum Seminar Proposal Penelitian, saya sempat nge-Post QN ini:

Baiklah, saya hanya ingin bercerita sedikit tentang Seminar Proposal ku kali ini… sebenarnya malas banget nulis tentang ini, tapi yah.. semoga tulisan ini bisa mengingatkan saya kelak,

Pembacaan saya dijadwalkan jam 13.00 WITA, tapi sampai jam 3 saya mnunggu di IKM,tak ada tanda2 pembimbingku akan datang, di telpon Mailbox, di SMS tidak dibalas.. huft.. tak ada cara lain selain menunggunya. Jam 4 kuputuskan ke FKM (fakultas Kesehatan Masyarakat) Unhas yang berjarak lumayan dari FK (*setidaknya harus melwati FKG dulu..hehehe) untuk memastikan pembimbingku ada di sana atau tidak. Ternyata kakak staf bilang sudah pulangg.. Yah sudahlah. Belum rejeki mungkin. Padahal sudah minggu 5 di IKM. termasuk “Telat” untuk pembacaan propsal sebenarnya. telat 2 minggu dari yang seharusnya. Dan itu berarti saya baru bisa baca di minggu 6. Ok. tak apa2lah. saya baca hari ini juga, surat izin meneliti pasti keluarnya hari senin minggu 6 juga. Kembali ke IKM dengan muka “lemas” tapi ternyata kabar itu malah jadi berita yang sangat mengembirakan untuk minggu 1 selaku “juru Kunci” di IKM. ku putuskan untuk pulang juga. Baru beberapa menit di perjalanan 2 telpon masuk dan beberapa SMS “MAYA, KAMU DIMANA? PEMBIMBINGMU ADA DI IKM SKRNG”… What? huft.. tanpa pikir panjang langsung putar haluan. Alhamdulillah, pembimbingku belum pulang dan akhirnya saya baca juga..

dan ini cerita ketika saya seminar…
Saya mengambil penelitian tentang penyakit Mata di BKMM (balai kesehatan mata masyarakat) makassar. Awal mendapat surat tentang tema tersebut saya juga cukup kaget karena belum lewat bagian mata. saya melapor ke bagian mata, dikasih pembimbing dibagian BKMM. padahal saya tak pernah menginjakkan kaki di tempat tersebut..
dan pada saat pembacaan, ya… memang tak sampai dibantai berdarah2, memang tak sampai disuruh ulang baca. tapi ini lebih parah..
sampai pada sebuah pertanyaan…
…………….
Pembimbing (P) : kamu sudah Koas di Mata?
Maya (M) : belum Prof.
P : lalu kenapa kamu mau meneliti di bagian mata?
M : Bagian IKM yang kasih prof. saya sudah tanya ke bagian, kalau saya belum lewat bagian tersebut,tapi bagian bilang tidak apa2. minggu2 atas juga banyak yang begitu. kan sudah belajar mata di pre klinik dulu.
P : kalau begitu kamu tidak bisa meneliti di bagian yg belum kamu lewati.
M : Maaf prof.
P : kamu koas di mata dulu. setelah itu kembali ke IKM.
M : *diam
……………………….
Saya tak mengerti, siapa yang salah dalam kasus ini. pertama melapor ke pembimbingku,beliau sempat tanya, sisa bagian apa lagi? kenapa tidak dari awal, jika memang tidak menginginkan saya meneliti di bagian yang belum saya lewati.. nasib. nasib.. nasib koas memang selalu jadi yang “paling salah”… Atau saya salah jawab yah? hmmm…entahlah.

itu saja cerita dibalik seminar propsalku. 

dan nasibku… 

entahlah 


*terima kasih untuknya.. yang telah menemaniku menangis kemarin. Semangat “Sisa 3 bagian lagi” sepertinya tidak berguna kemarin…

Apakah saya akan dikeluarkan dari IKM? 
cuman 1 yang selalu saya ketahui tentang peraturan koas yang tertulis jelas diingatan saya.. jika meninggalkan bagian di tengah siklus, ketika kembali harus mengulang dari awal (minggu 1), tidak bisa diteruskan semaunya. 

entahlah.. 

Semangat maya
Iklan

11 thoughts on “[Curcol] Mau dibawa kemana proposal ini?

  1. Semoga tabah, ga pa-pa, begitulah perjuangan koas, saya juga pernah mengalami kasus berat meski tidak serupa, misal harus ujian bolak-balik antar kota yang jaraknya 4-5 jam, atau ujian stase anak baru bisa dilakukan menjelang sumpah dokter, artinya harus tertunda selama 1 tahun, itu pun harus di doble dengan stase dan ujian jiwa. Koas tabah biasanya jadi dokter hebat 🙂

  2. waaw…banyaknya yang koment… *terharu T_____T

    @mas salman : makasih mas ^___^
    @ kak ika : kalau topik yg bagian mata kalau mau di ubah, berarti pembimbing 1 ku yang di bagian mata juga harus diganti dan itu artinya sama saja ngulang dari minggu 1. akan menjadi 5 minggu yang sia2.
    @ mas isa : mau..mau..mau 😀
    @ indi : hehehe…begitulah. masih banyak sebenarnya yang lebih parah dari saya ndi. sampai 23 minggu di IKM gara2 pembimbingnya di bagian bedah susah ditemui. ada juga yang pas ujian hasil, karena sampel tidak cukup dusuruh ulang penelitiannya. padahal penelitiannya di kampungnya. sama aja nyuruh pulang kampung lagi.
    @ haya : makasih haya.. ^____^
    @ dr. widodo : makasih dok.. koas tabah biasanya jadi dokter hebat! kereeen.. akan selalu ingat kata2nya dokter..
    @ mas iqbal : makasih mas ^___^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s