RINDU

sepertinya ini yang ke empat kalinya saya membuka MP dan langsung masuk ke galeri foto ketika di UGD (http://aya06fkuh.multiply.com/photos/album/206/on_Emergency_Room). Hmm.. entahlah, sepertinya saya mulai merindukan sahabat-sahabat saya, teman seperjuangan selama koas. sedikit catatan, saya memutuskan untuk masuk Obgyin sendiri dengan segala resiko dan keberanian dan meninggalkan teman-teman terbaik saja, yang mulai dari koas tingkat 1 selalu bersama.Leily, Lela, Umul, K dila. Dengan pertimbangan:
1. Saya belum SIAP masuk bedah dan mendapat “SYOK THERAPY” dari om saya, dr. Nur Alim, Sp.B, Sp.BT. *saya belum siap dengan respon dan acara “PARKIR”nya πŸ™‚ πŸ™‚ πŸ™‚
2. Saya sudah tak sabar ingin masuk OBGYIN, melihat persalinan, dan tentu saja “bermain-main” lagi dengan bayi-bayi yang imut-imut
3. Saya ingin sendiri.

saya tau, saya pasti bisa tanpa mereka. saya percaya pada diri untuk itu. saya pernah mengalami yang namanya masuk sendiri ke suatu bagian (anestesi) tanpa sahabat-sahabat saya, dan lihatlah saya baik-baik saja. Sedikit catatan lagi, semenjak pendaftaran koas melalui mekanisme online, rasanya tak sulit jika ingin sesiklus dengan orang yang kita inginkan termasuk sahabat baik. okey, sesiklus dengan sahabat baik memang banyak manfaatnya. tak terlalu buang-buang tenaga untuk beradaptasi dan saling memahami. toh, sifat dasar darinya nyaris sudah kita ketahui semuanya. ada yang mengingatkan kita makan, istirahat. ada yang menyemangati kita kala down. tapi percayalah, terkadang kita butuh yang namanya kesendirian dan ingin menjadi manusia yang tak terlalu banyak menyusahkan orang lain.. ^^ Leli, Leila, Umul, K dila. Mereka adalah sahabat-sahabat terbaik yang pernah saya temukan selama koas. walaupun otak kami terkadang sangat “PAS-PASAN”, tapi percayalah kami bukan koas-koas “KALASI” yang akan merugikan orang lain. Dan kesemuanya berada di Bedah. hanya saya sendiri saja sepertinya yang mencari jalan berbeda dan memilih obgyin. yah, saya jadi ingat masa-masa ketika di UGD beberapa minggu lalu. K dila waktu itu sudah berstatus koas bedah. Saya, leli, leila, dan ummul berstatus koas Ortho. tapi kami selalu sama-sama di UGD.menyenangkan memang bersama-sama mereka. capek sama-sama. tidur sama-sama. shalat sama-sama. makan sama-sama. dan sekarang saya merindukan itu, hmmm…merindukan mereka yang akan menarikku sampai saya mau ketika lagi tak ingin makan. memaksakanku menghabiskan makanan sambil menakut-nakuti kalau makan berikutnya akan sulit karena pasien akan banyak. Mengingatkanku ketika sudah masuk jam shalat. *saya merindukan itu ^^
Dan sekarang, entah bagaimana kabar mereka di Bedah. semenjak memilih jalan masing-masing tak pernah ada “Contact” lagi.. yah saya memahaminya. mereka mungkin memahami kondisiku sekarang dengan “UNDERPRESUREnya. mereka mungkin sekarang lagi di UGD menerima pasien baru dan mengobservasi pasien… dan saya, berusaha baik-baik saja diobgyin dengan segala rutinitas “DINAS-KULIAH-JAGA”. saya berharap bisa se-bagian lagi sama mereka sebelum kami benar-benar memilih jalan kami masing-masing ketika lulus dokter. setelah Obgyin saya request bedah dan mereka, setelah Bedah merequest Obgyin. sepertinya tak akan ketemu.. hehehe. jadi merindukan mereka. apa mereka sudah makan malam???? malam minggu. sepertinya banyak pasien UGD.. hihihi.. rasanya ingin menganggu mereka ^^


*disela-sela jaga, menikmati tak ada partus hari ini πŸ™‚

Iklan

12 thoughts on “RINDU

  1. aku tau rasanya ^^
    kadang ketika menemukan orang yg sudah “connect” dg kita, berat utk melepasnya.
    bagi saya pribadi, bahkan orang2 itu bisa mengetahui pikiran saya dengan kerlipan mata dan bisa tertawa sebelum saya ngelawak. aneh memang ikatan hati itu… πŸ™‚

  2. ngejek pasti. memang2 mukaku kayak muka bantal.hahahaha… πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜€

    *lagi subdivisi peri yah??? sy lg stase obgyin WS, tiap hari bolak balik lontara 4. kenapa tdk pernah ketemu?? hahaha πŸ˜›

    tolong jaga baik2 bayi2 yang sudah kami *obgyin-red) lahirkan nah.. ^^ penuh perjuangan soalnya.. πŸ™‚

  3. pas visite pasien. om saya biasanya akan bertanya dari A sampai Z mengenai pasien itu. bahkan laboratorium dan hal2 kecil yang terkadang kita lupakan atau abaikan. kalau tak bisa menjawab, yah diparkir diruangan pasien itu. bisa juga diparkir di perpustakaan selama beberapa jam.. bisa juga diparkir di stase itu yang artinya “turun minggu” atau tambah minggu.. hehehe……. *sesuai Mood.. dan tidak tanggung2, yang jadi korban biasanya orang yang dikenalnya. anaknya sendiri aja kena pa lagi maya nanti..hehehe.. *siapkan mental dulu X)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s