When he/she asks me what love is..

Sebuah catatan dari seorang sahabat disela-sela kesibukan koas Internanya.
My beloved friend,eka, thanks for your taging on my facebook.. 😀

a connection

271109

Cinta itu sesuatu yang menggelisahkan, mampu membuat seseorang tak dapat tidur nyenyak meski tak seekor nyamuk pun berlalu-lalang untuk menyengat. Para anopheles betina mungkin sedang kenyang, enggan menularkan parasit malaria meskipun mereka menyimpan sporozoit-sporozoit dalam liurnya. Apalagi para Aedes betina, pada malam hari mereka memang kehilangan nafsu makan yang sama sekali bukan karena alasan diet rendah protein.

Cinta itu mendebarkan, dan sekali lagi menggelisahkan. Aku tak tahu bagaimana kerja sistem saraf parasimpatis pada orang yang mencinta hingga tak mampu menjangkau fase kehilangan kesadaran ketika hendak tidur. Aku curiga, sistem saraf parasimpatisnya sedang kekurangan asetilkolin hingga tak mampu bekerja dengan baik. Hasil pemeriksaan fisis mata orang yang mencinta: pupil tampak midriasis. Jadi ke mana efek miosis parasimpatis? Atau bisa jadi sistem saraf simpatisnya lah yang sedang bekerja secara ekstra sehingga menekan parasimpatis, adrenalin meningkat membuat takikardi dan disertai akral dingin. Tapi sepertinya tak seorang pun pernah mengalami renjatan langsung karena cinta.

Cinta itu membahagiakan. Oleh karena efek simpatis, maka stimulasi pengeluaran dopamine dan endorphin meningkat, membuat seseorang merasa senang. Akan tetapi, cinta tak jarang membawa kesedihan. Stress psikologis yang dialami mungkin membuat GABA kurang aktif menekan efek hipereksitasi di neuron-neuron otak hingga terjadi ansietas berkepanjangan. Hal ini bisa membahayakan jiwa.

Cinta itu gila. Sangat sulit dijelaskan secara ilmiah. Cinta itu gila, itu saja.

Cinta itu membuat pipi memerah. Ini sama sekali bukan SLE, kecuali memang seseorang memiliki 4 dari 11 tanda. Karena cinta adalah dopamine dan memerah, maka hafalkan kriteria diagnosis SLE dengan Dopamine Rash.
-Discoid rash
-Oral ulcer
-Photosensitivity
-Athralgia, arthritis
-Malar rash
-Imunologic test : anti ds-DNA (+), sel LE (+)
-NEurologic disorders : kejang2, psikosis
-Renal disturbances: proteinuria persisten >0,5 gr/hari
-A-NA test (+)
-Serositis : pleuritis, perikarditis
-Hematologic disorders : pansitopeni

Cinta itu membuat perut melilit, seolah-olah ribuan kupu-kupu sedang beterbangan terperangkap di dalamnya. Tidak akan sampai membuat ulkus atau perforasi, tapi histamin bisa jadi meningkat sehingga meningkatkan asam lambung. Atau karena alasan yang sama, efek kolinergik menurun, membuat pengosongan lambung terhambat. Ini juga menjelaskan gejala mual yang bisa saja terjadi.

Cinta itu manis, bisa pula pahit. Permasalahan yang sama sering dihadapi seorang dengan diabetes mellitus. Kelalaian kontrol pengobatan seringkali membuat hiperglikemia atau hipoglikemia. Keduanya bisa menyebabkan koma. Tapi risiko kematian lebih tinggi pada mereka yang hipoglikemia dan tak tertangani. Brain death is a one way ticket. Cinta terlampau manis tidaklah baik, tapi cinta yang terlampau pahit paling mungkin mematikan.

Cinta itu menular. Tuberculosis saja dapat dengan mudah menular, menjadikan morbiditas dan mortalitasnya tinggi sehingga Indonesia menempati urutan ke-3 dengan kasus TB terbanyak di seluruh dunia. TB menular melalui droplet nuklei yang dibatukkan atau dibersinkan, memang tak kasat mata. Apa cinta juga menular melalui udara? Ya. Seseorang biasanya akan mencintai secret admirer-nya di suatu waktu tertentu, entah di waktu sebelum atau sesudah kehadiran secret admirer itu, entah bertahan lama atau hanya singkat saja, dan satu hal yang perlu diingat bahwa memang tak semuanya akan klik dan terungkap, kebanyakan akan terhapus dengan sendirinya. Tapi untuk TB, perlu ekstra penanganan kombinasi OAT yang disiplin, tergantung kategori I atau II (III dan IV tidak lagi digunakan).

Cinta itu muncul seiring dengan kedekatan dan waktu. Seperti kemunculan urtikaria. Antigen tertentu yang cocok dengan reseptor APC (antigen presenting cell) akan dipresentasikan ke sel T helper yang kemudian melalui mekanisme imun, IgE akan menempel pada sel mast sehingga histamin akan keluar melalui proses eksositosis. Proses ini memang berlangsung cepat tapi juga butuh waktu, dan yang pasti kedekatan dan kecocokan antigen dengan sel host yang memegang peranan penting dalam reaksi hipersensitivitas tipe I itu.

Cinta itu tak ingin berpisah. Yang ironisnya bila telah menyerupai Schistosoma japonicum. Cacing daun ini memiliki bentuk dewasa yang eksotik. Begitu memasuki fase dewasa, si jantan langsung memeluk si betina yang kecil dalam tubuhnya dan terus seperti itu hingga mereka mati. Mungkin ini yang dimaksud cinta sehidup semati?

Cinta itu berubah sesuai keinginan orang yang dicintai, sadar atau tidak sadar. Awalnya, sel kanker itu sama saja dengan sel lainnya. Perbedaannya adalah dia memiliki gen yang bermutasi pada lokus DNA tertentu. Sel ini juga ingin hidup. Maka dia hidup seperti biasa, berusaha menyerupai sel lainnya yang normal dengan upaya memperbaiki diri. Sel ini tahu diri, saat dia gagal memperbaiki diri maka dia akan bunuh diri alias apoptosis. Tapi bila sel ini tak sanggup berapoptosis? Sel kanker ini tetap menjadi sel kanker, dan mutasi gen P53 yang ada akan menyebabkannya tumbuh sebagaimana gennya, dia akan menjadi egois, dan menghancurkan jaringan sekitarnya. Maka cinta itu sebaiknya menjadi diri sendiri sejak awal.

Cinta itu dilemma para kaum muda. Iyakah? Penyebab cinta banyak, jadi semua umur bisa saja terkena, meskipun statistik akan menunjukkan insiden yang lebih banyak pada kaum muda. Sama seperti insiden flu burung. Flu burung ini lethal terhadap mereka yang berumur muda/dewasa muda. Karena pada usia ini, sistem imun sedang mencapai puncak kestabilannya. Dan apa yang menyebabkan pasien flu burung meninggal? Jawabannya adalah hiperaktivitas imunologis, yang dipicu oleh IL-1, IL-2, dan TNF-α, yang hanya dimungkinkan terjadi bila respon imun dalam kondisi baik. Reaksi ini akan menyebabkan cytokine-storm sehingga terjadi inflamasi dimana-mana terutama sistem respirasi. Selanjutnya menyebabkan ARDS. Dan bila gagal napas? No more to do. So, don’t end up by irrational love just like by avian influenza.

Cinta itu virus merah jambu, sampai-sampai seseorang rela memberikan hatinya. Seperti virus hepatitis, awal menginfeksi menyebabkan hepatitis akut. Hep B apalagi C sangat sering menyebabkan perlangsungan kronik. Alih-alih merah jambu, sklera yang tadinya putih akan berubah warna menjadi kuning. Pada fase ini, dengan berbagai usaha, hepar akan berjuang memperbaiki dirinya. Namun, bila hepar tak sanggup lagi, maka sirosis hepar dekompensata yang terjadi. Berbeda dengan cinta, ketika hati itu remuk, kemungkinan sembuh masih sangat besar.

Cinta itu akan sembuh dengan waktu. Prognosisnya baik untuk orang-orang dengan imunitas psikis yang kuat. Seiring dengan berjalannya waktu, luka akibatnya akan cepat sembuh. Qua ad vitam: bonam, Qua ad sanationam: bonam, Qua ad functionam: dubia. Mengapa dubia? Karena seseorang yang mencintai, lalu terluka, berkomplikasi, dan seseorang itu tak akan pernah lagi sama, dia akan menjadi lebih baik atau mungkin sebaliknya.

……………………..
……………………..………
..above is just for fun..iseng di kala suntuk..huff..
……………………..
……………………..………

Well, rasanya tak cukup jutaan kata untuk mendeskripsikan cinta.
Tapi aku tahu 1 kalimat pasti bagiku untuk mendeskripsikan cinta:
“Cinta itu terletak dalam kesempurnaan anatomis dan fisiologis manusia”
Maka siapakah yang telah memberikan nikmat itu selama puluhan tahun ini??
Sudahkah kita lebih mencintai-NYA??


Thanks for reading,
-trueeka-

*special thanks: my beloved teacher..many thanks doc^
^

———————————————-
..dan karena tulisan ini, saya baru sadar, sepertinya saya tak pernah buat postingan soal cinta yah.. hahaha……. 😀 😀 😀

many thanks for Eka, the genius girl in my class..

and what my answer, when he/she asks me what love is??

Iklan

8 thoughts on “When he/she asks me what love is..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s