#20factsabouthim

Him :*

 

Bismillahirahmanirrahim
Sebenarnya mau membuat #20FactsAboutMe yang lagi tren di Instagram. Hanya saja.. setelah dipikir-pikir, mending membuat tentangnya saja. Saya bingung menulis tentang diri saya, tapi akan sangat bersemangat sekali jika bercerita tentang “pria” ku satu ini, jadi sedikit mengubah hastagnya ^^
1. Anak ke 2 dari 5 bersaudara. Salah satu kesamaan dengan saya yang sama2 anak ke 2 juga
2. Kelahiran 1980 tapi kalau di KTP kelahiran 1979, katanya tahun lahirnya di ubah gara-gara waktu SD ikut2 kakaknya, walaupun usianya belum cukup tapi karena cukup menonjol dan jadi juara 1, gurunya nggak tega kasih tinggal kelas, jadinya tahun kelahirannya di ubah -_____-“m dan ini artinya, kami beda 8 tahun ^___^
3. Kuliah di Unhas, Jurusan Teknik Mesin. Katanya waktu penerimaan UMPTN, pilihan pertamanya Kedokteran, kedua Teknik Mesin. Iya, suami ku ini memang bercita-cita ingin jadi dokter, tapi karena tak kesampaian jadi suami dokter juga tak apa2 katanya.. hehe
4. Kerja sebagai PNS Pusat di Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi 2009, Awalnya sempat bekerja salah satu perusahaan Asing Jerman, dan sempat kerja juga katanya di Toko Buku Gramedia bagian Marketing, sempat jadi Asisten Dosen juga dan mengambil S2 di Pasca Sarjana Unhas. Tapi berhubung, lulus PNS Pusat, S2 ditinggalkan, dan kerja di perusahaan Asing juga ditinggalkan.
5. Tak pernah PACARAN dalam hidupnya. Yah, ini yang bikin saya salut padanya. Walaupun ada beberapa wanita dalam hidupnya yang pernah ia coba ia lamar..tapi semuanya di tolak dengan aneka ragam alasan, ada yang karena suami saya ini tak ada gelar “Andi”nya, ada yang karena kerja nya di Luar SulSel,dll. Tapi tak pernah putus asa, dan akhirnya melalui bantuan keluarga, berkenalan dengan saya dan akhirnya kami menikah. ^^6. Aktif di Organisasi “Mahasiswa Pencinta Musallah” dan Lembaga Dakwah Wahdah. Nggak pernah ikut-ikut tawuran ala anak teknik

7. Nyari uang untuk bayar kuliah dengan jadi tentor di beberapa lembaga pendidikan. Seringnya jadi tentor Bahasa Inggris katanya
8. Beberapa kali keliling negara, dan negara yang sudah di kunjungi itu, Australia, Singapura, Dubai, dan Perancis. Tiap negara, nggak 3-7 hari tapi 2-3 bulan. Kebanyakan karena perjalanan dinasnya sebagai PNS Pusat. Sering di pilih karena bahasa Inggrisnya yang cukup baik ^^
9. Tidak aktif di Sosial Media apalagi dunia blog semacam ini. Punya Facebook, tapi akhirnya di hapus gara-gara malas lihat isi Facebook yang isinya cuman curhatan dan keluhan katanya. Ga punya twitter,tapi punya instagram dan Path yang sebenarnya dibuatkan Istrinya..hihi..Itu karena dulu sebelum menikah, HPnya Nokia N series yang nggak bisa internetan, trus beli BlackBarry gara2 saya smpat nanya PIN BB di awal2 perkenalan. Setelah menikah, LDRan, punya Anak, jadinya ingin bisa Skype an dan kirim foto2 dalam jumlah banyak, dengan sangat terpaksa membeli Samsung S4. Pas ada Samsungnya baru deh saya bikinkan akun instagram dan Path biar memudahkan kirim foto dan chat. BBnya sudah dijual pas beli HP Samsung.. hihi
10. Sosok yang sangat mudah bergaul, bukan tipe pemalu, tapi sangat tidak suka kumpul2 alias kongkow2 di Mall, lebih senang di Rumah, Makan makanan rumah, dan kebiasaan itu bukan setelah menikah, tapi jauh sebelum menikah. Suami memang tak senang makan di luar, tak terlalu suka ke Mall kecuali memang penting atau karena temani istri belanja..hehe. Jarang kumpul sama teman2nya tapi tetap menjaga silaturahim dengan teman2nya.
————
10 Fakta saja dulu yang bisa saya tulis. 10fakta lain nya di pending dulu ^____^

 

Iklan

Selamat Hari Raya Idul Adha 1435 H

 Bismillahirahmanirrahim
Alhamdulillah, bisa merayakan lebaran bersama keluarga besar di Makassar. Lebaran Idul Fitri kemarin, di Bone, di keluarga besar Ayah. Jadi, lebaran kali ini gantian di rumah ibu. Dan ini, pertama kalinya Asyam lebaran di Makassar. Kami shalat Ied nya di Halaman Mesjid AL MARKAZ. Sempat, tarik ulur sama ayah, apakah asyam shalatnya sama ayah, atau sama ibu dan nenek2nya dan tantenya. Ayahnya ingin sekali membawa Asyam ke tempat shalat laki-laki. Cuman waktu itu, saya pikir asyam kan sudah bisa merangkak dan berdiri. Goyangnya sudah banyak banget, jadi pasti akan ngeganggu ayahnya shalat. Dan saya tahu, Ayah paling nggak bisa ngebatalin shalat, apapun yang terjadi. Kalau asyam sama ibu-ibu kan, gampang nge-handle nya. hehe.. Dan akhirnya, asyam dibawa sama ayahnya ke tempat shalat laki2 bersama om nya. Dan, itu rasanya benar2 tidak tenang. Lebaran lalu kan, Asyam shalatnya sama saya, dan sempat membuat gerakan tambahan ngambil asyam yang mulai merangkak ke sejadah sebelah. Tapi, Alhamdulillah, Ayah bisa ngejaga Asyam tanpa harus membatalkan shalatnya. Katanya, Ayah shalat duduk, sambil megang asyam. ITu saja, sedikit cerita singkat saat shalat ied bersama ayah dan Asyam.

 

 bersama keluarga kecilku
Asyam yang minta dibeliin balon

Liburan Keluarga : Trans Studio Makassar ^^

 Bismillahirahmanirrahim
Alhmadulillah, bisa nyempatin jalan-jalan bertiga bersama ayah dan Asyam ke TSM. Hanya beberapa permainan yang bisa kami, ayah, ibu, dan Asyam bisa mainin berhubung Asyam yang umurnya belum setahun, dan Dede di perut yang udah 6 bln. hihi. ^^, terima kasih ayah, mau nemanin main, mau ngegendong Asyam. Dan ngijinin makan es krim yang banyak di dalam TSM. ^^

Today, I’m 10 Months Old

Bismillahirahmanirrahim
Alhamdulillah, hari ini, 10 September 2014, umur Asyam sudah 10 bulan. Pertumbuhan dan perkembangannya cukup pesat. Asyam sudah mulai bisa berdiri sendiri, dan mulai belajar jalan walaupun masih sering terjatuh dan tangannya harus di pegang. Sudah bisa mengucap beberapa kata “apa”, “papa”, “mama”, “bua”,dsb. Walaupun giginya belum tumbuh, buat saya tidak masalah karena saya saja sendiri kata mama, gigi baru tumbuh saat umur 1 tahun. Hehe.. Pertumbuhan dan perkembangan anak, buat saya bukan sebuah prestasi dan harus di banggakan. Nggak perlu dipamer karena tiap anak memang berbeda-beda. Yah, walaupun kadang iri ngelihat anak si A atau si B yang sudah bisa jalan, yang gigi nya udah banyak, dsb. Buat saya, Asyam selalu istimewa. Dan selalu mendo’akan agar Asyam sehat dan nggak sakit-sakit. Tak pernah memaksakan kehendak, agar asyam segera bisa ini itu. Yang penting selalu memberikan yang terbaik untuknya. Memberikan nutrisi yang terbaik, dan stimulasi yang baik. Mengajarkan dan memperlihatkan perbuatan yang baik-baik. 

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 H

Bismillahirahmanirrahim
Alhamdulillah, bisa berkumpul bersama keluarga kecilku di kampung halaman bersama, Bone, rasanya benar-benar membahagiakan. Ditambah lagi, ini lebaran pertama Asyam. Lebaran tahun lalu, Asyam masih didalam perut dan lebarannya di Makassar karena nunggu lahirannya memang di Makassar. Jadi ceritanya, 10 Ramadhan terakhir, Ayah sudah pulang kampung ke Bone. 10 puasa terakhir bersama Ayah dan Asyam di Rumah kecil kami adalah hal yang paling membahagiakan. Walaupun jujur, sedikit keteteran karena sebelumnya kami tinggal di rumah orang tua. Apalagi, 10 Ramadhan terakhir, saya masih masuk Puskesmas, kerja. Bersyukur, karena Ayah yang mudik, jadinya nggak masuk kantor lagi, bisa jaga Asyam. Dan bersyukur karena lagi puasa, jadi nggak perlu nyiapin sarapan dan buru-buru pulang puskesmas untuk nyiapin makan siang.

Buka Puasa bersama Asyam dan Ayah
Pas buka puasa cukup keteteran juga karena Asyam sudah banyak gerak, maunya di gendong, sementara di rumah cuman ada ayah dan Asyam. Jadinya, gantian buka puasanya, gantian shalat magribnya juga. Untuk tarawih, Ayah saja yang tarawih di mesjid, sementara saya jagain Asyam dan tarawih di rumah pas ayah pulang. Jadi rindu juga, Akhir Ramadhan lalu, shalat tarawihnya dan shalat shubuhnya bareng2 ama ayah di Mesjid dekat Rumah ^^.
Lebaran Hari ke 2, Waktunya Silaturahim di rumah keluarga Ayah ^^
Shalat Ied nya di Lapangan Merdeka, bertiga aja sama ayah dan Asyam. Ayah ngantar saya dan asyam nyari tempat yang nyaman, sekalian untuk tau posisi, jadi pas pulang bisa di jemput. Awalnya Asyam bobo. bobonya enak banget. tapi pas mau shalat ied, asyam bangun. dan memperhatikan orang shalat.hehe.
Seusai shalat ied, di mulai lah silaturahim ke rumah keluarga Ayah. Keluarga Ayah di Bone cukup banyak, beda sama saya, yang kebanyakan di Makassar

Foto Asyam yang “tepar” habis berjelajah dari rumah ke rumah ^^

Kasih Sayang Seorang Ayah

 Bismillahirahmanirrahim
Salah satu moment yang selalu ingin saya abadikan ketika Ayah pulang, adalah kedekatan Ayah dan Asyam. Yah, Ayah dan Asyam lengketnya minta ampun. Ketika Ayah pulang, sepertinya saya terpaksa “dipensiunkan” dari ngegendong Asyam dan ngurus Asyam. Intinya, Ayahnya yang pasti ngegendong Asyam kemana-mana. Mandiin Asyam, ngasih makan Asyam, dan bahkan tidur pun, Ayah dan Anak ini benar-benar tak terpisahkan dan lengket kayak perangko.. Hehehe. Ibunya?? yah sudahlah, dicuekin aja, eh foto-foto aja deh…hihi^^